‎”D’Box CC” karya anak Indonesia pukau juri di Cina‎

asapJakarta (ANTARA News) – Kotak persegi panjang berwarna biru kehijauan berdimensi 10x10x10 cm itu bukan benda biasa. Benda bernama”D’Box CC itu adalah detektor kemurnian udara yang sukses mengharumkan nama Indonesia di ajang International Exhibiton for Young Inventors (IEYI) di Cina, Juli lalu.

Aan Arian Nanda (17) dan Feriawan Tan (17), siswa-siswa asal SMA 1 Tarakan, Kalimantan Utara, penemu detektor itu mengaku terinspirasi dari kebakaran hutan yang melanda Kalimantan di tahun 2015.

“Alat kami berawal dari bencana kabut asap di Tarakan di Desember 2015. Kami membuat alat yang mendeteksi konsentrasi gas CO dan CO2,” ujar Aan kepada media di Jakarta, belum lama ini.

Berangkat dari alasan itu, duo pemuda ini sejak November 2015 hingga Mei 2016, bersama guru pembimbing di sekolahnya merancang alat pendeteksi kelayakan udara yang sederhana dengan biaya seminimal mungkin.

“Pembuatannya sekitar enam bulan. Dari bulan November 2015 sampai Mei 2016. Tahap yang lama itu melakukan riset, mencari komponen. Lalu untuk menentukan sensor apa yang digunakan. Sementara untuk alat sendiri kami butuh waktu tiga hari untuk lembur,” tutur Feri.

Sejumlah komponen yang mereka gunakan antara lain fan (kipas) untuk mengatur keluar masuk udara, baterai, LCD, lampu LED, kabel USB, speaker kecil dan komponen lainnya.

Selain itu, mereka juga membuat aplikasi yang berfungsi menampilkan analisis kelayakan udara secara realtime dalam bentuk grafik, yang diakses melalui komputer.

Kepada ANTARA News, Feri menjelaskan cara kerja “D’Box CC”. “Ini adalah fan yang berfungsi untuk mengkompresi udara. Di dalam (belakang) fan ada sensor yang membaca data kandungan CO dan CO2 di udara,” kata dia.

“Setelah membaca data, sensor mengirimkan data ke mikro, sebagai otaknya atau prosessornya lah. Dari otaknya itu mengirim data ke sistem. Sistemnya itu ada LED indikator dan layar LED untuk menampilkan data. Ketika menggunakan kabel USB, di sini ada aplikasinya. Jadi, data dikirimkan ke aplikasi,” imbuh Feri.

Kemudian, bila kadar CO2 di udara melebihi batas normal (lebih dari 500 ppm) dan CO (12,4 ppm), maka akan ada suara peringatan melalui speaker.

Feri mengatakan, menghabiskan biaya sekitar Rp 529 ribu untuk menciptakan alat ini.  Kendati begitu, dia berharap nantinya D’Box CC bisa diproduksi massal, sehingga harga jualnya bisa lebih murah.

“Ke depannya kami ingin alat ini diproduksi massal sehingga harganya bisa lebih murah. Kami juga ingin bisa berguna untuk orang banyak,” kata Aan.

D’Box CC beberapa waktu juga meraih penghargaan dari Lembaga Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan saat ini sedang dalam pengembangan serta untuk mendapatkan hak paten.

“Kami nantinya ingin alat ini lebih muda dibawa, wireless dan bisa diakses melalui aplikasi mobile,” ujar Feri.

Para Atlet Muslim yang Sukses di Olimpiade Rio ‎

pelari-muslim-inggris-mo-farah-_160822012334-664

Pelari Muslim, Mo Farah dari Inggris  saat mendapat mendali Emas

REPUBLIKA.CO.ID, RIO DE JANEIRO — Selama dua pekan terakhir, publik dunia telah menyaksikan ribuan atlet dari beragam latar belakang bangsa, ras, dan agama menunjukkan bakat mereka yang luar biasa pada Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Brasil. Mereka bersaing satu sama lain agar bisa mempersembahkan medali sebanyak mungkin untuk negara yang mereka cintai.

Banyak atlet Muslim yang ikut berkompetisi di Olimpiade tahun ini. Beberapa di antara mereka adalah kaum imigran yang dengan penuh semangat membela negaranya. Mereka tetap mampu tampil sebagai yang terbaik, meskipun saat ini negara-negara yang mereka bela itu tengah diterpa isu anti-Muslim dan antiimigran, seperti Inggris dan Amerika (AS).

Berikut ini adalah beberapa atlet Muslim yang sukses menorehkan prestasi di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, seperti dilansir laman AboutIslam:

Ibtihaj Muhammad

Ibtihaj Muhammad berhasil menyabet medali perunggu pertamanya untuk cabang anggar beregu putri di Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil. Ia berhasil membuat catatan sejarah sebagai Muslimah Amerika pertama yang mengenakan jilbab di ajang Olimpiade.

Mo Farah

Pelari jarak jauh Inggris, Mo Farah, berhasil meraih medali emas pada nomor lari 5.000 meter dan 10 ribu meter putra di ajang Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Brasil. Ia menjadi satu-satunya atlet yang mampu mempertahankan gelar pada dua nomor cabang atletik tersebut, sekaligus memantapkan posisinya sebagai pelari paling sukses di sepanjang sejarah Olimpiade.

Farah berhasil finish di urutan pertama pada nomor lari 10 ribu meter di Olimpiade Rio dengan catatan waktu 27 menit 5,17 detik. Sementara, pada nomor lari 5.000 meter, ia juga keluar sebagai juara dengan catatan waktu 13 menit 3,30 detik. Lewat kemenangan yang gemilang tersebut, Farah sukses mempersembahkan medali emas Olimpiade ke-65 bagi negaranya, Inggris Raya. Farah merupakan imigran dari Somalia.

Ahmad Abughaush

Taekwondoin Muslim asal Yordania, Ahmad Abughaush, berhasil menyabet medali emas Olimpiade 2016 Rio de Janeiro usai menaklukkan Taekwondoin Rusia, Alexey Denisenko, dengan skor 10-6. Ia  bertanding pada cabang olahraga Taekwondo pria di bawah 68 kilogram.

Fehaid Aldeehani

Penembak asal Kuwait, Fehaid Aldeehani, pada pekan lalu sukses meraih medali emas untuk cabang olahraga double trap putra di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro. Ia tercatat sebagai atlet independen (tanpa negara) pertama yang berhasil memenangkan medali emas Olimpiade.

Pria berusia 49 tahun itu mengaku sedih lantaran tidak bisa mempersembahkan medali yang ia peroleh untuk negaranya. Pasalnya, Komite Olimpiade Internasional (IOC) telah membekukan keanggotaan Kuwait sejak tahun lalu, sehingga atlet-atlet di negara itu tidak bisa berkompetisi atas nama Kuwait pada Olimpiade Rio de Janeiro.

Nijat Rahimov

Atlet asal Kazakhstan, Nijat Rahimov, berhasil mendulang medali emas untuk cabang angkat besi di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro. Ia keluar sebagai jawara setelah berhasil mengangkat beban seberat 379 kilogram. Ia juga sukses memecahkan rekor dunia angkat besi putra untuk kelas 77 kilogram.

Sohrab Moradi

Atlet asal Iran, Sohrab Moradi, berhasil meraih medali emas Olimpiade 2016 setelah keluar sebagai pemenang di cabang olahraga angkat besi kelas 94 kilogram putra. Itu menjadi medali emas kedua Iran dalam Olimpiade Rio de Janeiro.

Kianoush Rostami

Atlet Iran lainnya, Kianoush Rostami, juga sukses menyabet medali emas di cabang angkat besi kategori 85 kilogram putra. Ia bahkan memecahkan rekor dunia setelah berhasil mengangkat beban dengan berat total 396 kilogram.

Taoufik Makhloufi

Pelari asal Aljazair, Taoufik Makhloufi, membawa pulang medali perak setelah keluar sebagai pemenang pada nomor lari 1.500 meter. Ia melintasi garis finish dengan catatan waktu 0,11 detik di belakang pelari asal AS, Matthew Centrowitz. Makhloufi juga meraih medali perak pada cabang lari nomor 800 meter di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro.

Mohamed Ihab Youssef

Atlet asal Mesir, Mohamed Ihab Youssef, menyabet medali perunggu Olimpiade Rio di cabang olahraga angkat besi kelas 77 kilogram putra. Ia berhasil mengangkat beban seberat 361 kilogram pada ajang tersebut.

Hedaya Malak

Taekwondoin asal Mesir, Hedaya Malak, diganjar medali perunggu usai mengalahkan taekwondoin Belgia, Raheleh Asemani, pada cabang taekwondo putri kelasa 57 kilogram. Atlet berusia 23 tahun itu menunjukkan penampilan yang luar biasa dalam turnamen Olimpiade 2016 Rio de Janeiro saat berhasil menaklukkan taekwondoin asal Kolombia, Patino Marin, dengan skor 13-0 di babak 16 besar.

Sara Ahmed

Sara Ahmed menjadi wanita Mesir pertama yang berdiri di atas podium Olimpiade setelah menyabet medali perunggu pada cabang angkat besi kelas 69 kilogram putri. Atlet berusia 18 tahun itu juga menjadi perempuan Arab pertama yang sukses meraih medali untuk cabang olahraga tersebut.

Menurut catatan, Ahmed berhasil mengangkat beban seberat 255 kilogram di ajang Olimpiade 2016 Rio de Janeiro. Ia berada di urutan ketiga di belakang peraih medali emas Xiang Yanmei (Cina) dan peraih medali perak Zhazira Zhapparkul (Kazakhstan).

Ines Boubakri

Pemain anggar asal Tunisia, Ines Boubakri, sukses mendulang medali pertama untuk negaranya di Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro. Perempuan itu meraih medali perunggu setelah mengalahkan pemain anggar asal Rusia, Aida Shanaeva, dengan skor 15-11 pada nomor floret perorangan.

Kimia Alizadeh Zenoorin

Taekwondoin asal Iran, Kimia Alizadeh Zenoorin, juga sukses menorehkan prestasi pada Olimpiade 2016 Rio de Janeiro setelah menundukkan taekwondoin asal Swedia, Nikita Glasnovic, dengan skor 5-1. Ia meraih medali perunggu di cabang taekwondo putri kategori di bawah 57 kilogram. Zenoorin juga mencatatkan dirinya sebagai wanita Iran pertama yang memenangkan medali Olimpiade.

Hukum Rokok Menurut Tiga Lembaga Fatwa ‎Bergengsi Dunia ‎

rokok 2Dalam fatwa yang dikeluarkan pada 2008, lembaga yang kini di pimpin oleh Mufti Agung Syauqi Ibrahim Abdul Karim Allam itu menyatakan, telah terbukti bahwa berbagai macam rokok membahayakan kesehatan manusia, karena itu hukumnya haram.

Lembaga ini mengutarakan dalil di antaranya pertama Islam mengharamkan segala perkara yang membahayakan baik fisik atau nonfisik. Ini seperti penegasan surah al-A’raf ayat ke-157.

“Menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk.”

Ayat lainnya, yang tertuang dalam surah al-Baqarah ayat ke-195, menyatakan, “Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan.”

Sedangkan dalam hadis riwayat Ibnu Abbas RA, ditegaskan bahwa Islam menegasikan segala hal yang mengandung usur celaka atau mencelakakan.

Seperti termaktub dalam fatwa yang dirilis pada 2006, lembaga yang saat itu dipimpin oleh Syekh Ahmad Muhammad Halil itu, mengimbau masyarakat tidak menjual rokok, tembakau, bahkan hingga menyewakan lokasi jual beli/ produksi tembakau atau jual beli rokok.

Meski lembaga ini memberikan penjelasan memang, secara para ulama berbeda pendapat terkait hukum rokok antara yang memperbolehkan, makruh, hingga mengharamkan, tergantung dengan teori mereka tentang tingkat bahaya yang diakibatkan rokok.

Ini berangkat antara lain dari fakta bahwa, rokok atau tembakau belum dikenal pada masa Rasulullah SAW, para sahabat, dan para imam mazhab. Rokok baru dikenal pada abad ke-11 hijriyah.

Hal itulah yang memicu mengapa tak ditemukan teks agama yang secara gamblang mengharamkan atau menyebutnya termasuk perkara yang memabukkan.

Akan tetapi, lembaga ini berpendapat, banyak kajian tentang bahaya rokok terhadap kesehatan dan dampak ekonomi akibat menghambur-hamburkan uang tanpa manfaat.

Dampak negatif tersebut berseberangan dengan anjuran agama seperti larangan berbuat mubazir (QS al-An’am :141). Di Yordania sendiri lebih dari 1,5 miliar dinar pertahun uang yang dibelanjakan untuk rokok.

Atas dasar inilah, hukum rokok haram bagi mereka yang terbukti rokok bisa membahayakan kesehatannya, atau menunda kesembuhannya (QS an-Nisa’ : 29).

Rokok juga haram bagi mereka yang semestinya memberikan nafkah kepada keluarga. Mestinya yang pembelian rokok dibelanjakan untuk kepentingan sehari-hari yang lebih urgen.

Dalam hadis riwayat Muslim dari Abdullah bin Amr, ditegaskan seseorang akan berdosa bila menelantarkan keluarga yang wajib dinafkahi.

Lembaga ini juga mengharamkan rokok di tempat atau fasilitas umum seperti rumah sakit, transportasi publik, sekolah, dan lainnya.

Dan pada pengujung fatwanya lembaga ini mengajak untuk melawan kampanye rokok dengan cara yang elegan.

Dalam fatwa yang dikeluarkan pada 2008, lembaga yang kini di pimpin oleh Mufti Agung Syauqi Ibrahim Abdul Karim Allam itu menyatakan, telah terbukti bahwa berbagai macam rokok membahayakan kesehatan manusia, karena itu hukumnya haram.

Lembaga ini mengutarakan dalil di antaranya pertama Islam mengharamkan segala perkara yang membahayakan baik fisik atau nonfisik. Ini seperti penegasan surah al-A’raf ayat ke-157.

“Menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk.”

Ayat lainnya, yang tertuang dalam surah al-Baqarah ayat ke-195, menyatakan, “Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan.”

Sedangkan dalam hadis riwayat Ibnu Abbas RA, ditegaskan bahwa Islam menegasikan segala hal yang mengandung usur celaka atau mencelakakan.

Lembaga ini menegaskan bahaya rokok yang mematikan berdasarkan  kajian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Kajian tersebut menjadi rujukan dunia internasional untuk mempersempit ruang gerak peredaran rokok.

Dan tak kalah penting adalah, merokok juga mengancam kesehatan para perokok pasif. Hal ini, tentu sangat bertentangan dengan ajaran agama.

“Menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk.” (QS al-A’raf: 157)

Lembaga ini juga berpendapat, merokok adalah bentuk penghambur-hamburan uang dan tidak memberikan manfaat baik di dunia atau akhirat. Atas dasar ini pulalah, lembaga mengharamkan jual beli rokok.

 

 

Tim Olimpiade Matematika Indonesia Borong Medali ‎di Thailand ‎

thailand-international-mathematics-competition-_160822091056-470Tim Olimpiade Matematika Indonesia tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) menunjukkan prestasinya dengan meraih satu medali emas, tiga perak, dan empat perunggu. Hal itu seperti dikatakan Dirjen Dikdasmen Kemendikbud Hamid Muhammad tim Indonesia berhasil raih penghargaan.

“Tim Indonesia juga meraih penghargaan 1st Runner Up (Perak) team contest, dan satu penghargaan 2nd Runner Up (Perunggu) grup contest dalam ajang kompetisi matematika internasional Thailand International Mathematics Competition (TIMC) 2016 pada 14 hingga 20 Agustus 2016 di Chiang Mai, Thailand,” katanya, Ahad (21/8).

TIMC diikuti 296 peserta tingkat SMP yang terdiri dari 74 tim. Siswa-siswi yang mengikuti kompetisi ini merupakan putra-putri terbaik di bidang matematika yang berasal dari 29 negara yaitu Australia, Bulgaria, Belanda, Kanada, Cina, Cyprus, Filipina, Ghana, Hong Kong, India, Indonesia, Iran, Kazakhstan, Laos, Lebanon, Macau, China, Malaysia, Mexico, Mongolia, Nepal, Romania, South Africa, South Korea, Sri Lanka, Taiwan, Tajikistan, Thailand, Uzbekistan, dan Vietnam.

Awalnya, terang Hamid, terdapat 35 negara yang akan bertanding. Namun isu keamanan membuat enam negara mengundurkan diri tepat sebelum kompetisi diadakan. TIMC mengujikan dua tes bagi masing-masing peserta, yaitu individual contest dan team contest. Pada individual test, peserta harus mengerjakan 12 soal isian singkat dan 3 soal uraian dalam waktu 120 menit.

Sedangkan pada team contest, masing-masing tim yang terdiri dari empat siswa diminta mengerjakan 10 soal, di mana 8 soal pertama harus dikerjakan secara individu setelah tim merundingkan lebih dahulu soal mana yang harus dikerjakan selama 35 menit. Kemudian dua soal terakhir dikerjakan bersama dalam waktu 25 menit.

Pada team contest, masing-masing tim dipertandingkan dalam enam grup warna yang berbeda, di mana masing-masing warna grup terdiri dari 13 dan 12 tim. Group contest adalah penghargaan bagi tim. Cara menghitung nilainya adalah dengan menggabungkan tiga nilai tertinggi dari nilai individu di dalam tim.

TIMC, ujar Hamid, merupakan kompetisi matematika untuk siswa-siswi usia SMP paling bergengsi di tingkat internasional, sebab tingkat kesulitan soalnya sangat tinggi. Selain itu, jumlah negara yang mengikuti olimpiade ini juga semakin meningkatkan reputasi baik olimpiade ini di kancah internasional.

sumber: Republika.co.id

APA-APA LAPORIN….HUFT

GURU 1Berita di media tentang seorang guru yang dihukum gara-gara menghukum muridnya lumayan menjadi perhatian. walaupun tahu topik ini sudah banyak dibahas tapi saya merasa tertarik untuk sedikit menuliskannya pula. Saya jadi ingat kejadian tahun lalu di salah satu SMU ditempat anak saya bersekolah, sampai-sampai anak saya nyeletuk ‘koq bapaknya mau ya di adu-adu..kayak ayam’, anak saya bersama teman-temannya ikut menyaksikan langsung kejadian yang sempat bikin heboh dikota kami.
Bermula, Jumat pagi sudah biasa kan ada senam pagi dulu sebelum memulai pelajaran, ada siswi yang ogah-ogahan malas mengikuti senam pagi, salah seorang guru menegur supaya siswi tersebut ikut senam sambil menjawil (baca towel, #apa sih bahasa Indonesia nya) bahu siswi tersebut, ditegur sama gurunya siswi itu merasa tidak senang dan mengadukan kejadian tersebut pada orang tuanya, Sebenarnya siswi itu tidak kenapa-napa, luka enggak, lebam enggak, pingsan enggak, memar enggak karena cuma dijawil bahunya, gurunya juga menegur biasa saja tidak bicara kasar.
Dan melabraklah orang tuanya ke sekolah, sehingga terjadi kehebohan yang mungkin tidak diduga sama sekali oleh orang tua murid tersebut, berita itu di muat di media lokal , selanjutnya bukan cuma satu sekolah yang membully siswi itu tapi seluruh kota, bayangkan…kalau sudah begini lantas siapa yang patut disalahkan.
Sebenarnya saya merasa heran saja dengan kejadian yang sering terjadi sekarang, kenapa sangat berbeda dengan zaman saya masih sekolah dulu, dimana orang tua menyerahkan penuh anaknya kepada guru saat disekolah,dan guru merupakan orang yang sangat dihormati . seperti saya dulu misalnya ; kebetulan ibu saya bersahabat dengan salah satu Ibu guru saya, ‘ kalau anak saya macam-macam disekolah, terserah deh mau diapain’ begitu kira-kira perkataan ibu pada guru saya.
Dan kenyataannya, kenakalan-kenakalan sering saya lakukan sehingga tidak bisa menghindar dari keprukan penggaris ibu guru saya, dan itu sering sekali terjadi ,dari lupa bikin pr, kuku lupa dipotong,ogah-ogahan ikut senam skj, dan lain-lain yang bisa membuat tersenyum ketika mengenangnya saat ini. Apakah saya suka ‘ngadu’ ke ibu saya? oh tidak sama sekali, mana berani saya ngadu-ngadu. Malah Ibu guru saya sendiri yang ngadu ke ibu saya kalau saya sering kena kepruk…hahaha.
Guru memberikan hukuman atau menegur murid-murid nya yang bandel, saya pikir itu suatu keharusan. Karena tugas guru di sekolah selain memberikan ilmu juga memberikan pendidikan akhlak agar murid-murid yang dititipkan oleh orang tua nya menjadi manusia yang baik, kalau ada guru yang ‘aneh’ apalagi sampai mencelakai muridnya saya percaya itu cuma ‘oknum’.
Setiap orang tua sudah bisa dipastikan sangat menyayangi anak-anaknya, ingin memberikan yang terbaik, ingin selalu melindungi , ingin selalu memanjakan, pokoknya yang terbaik deh. Tapi apa iya memberikan yang terbaik dengan cara memanjakan sehingga kesannya sangat berlebihan, sampai-sampai mengesampingkan suatu kewajaran yang secara sadar atau tidak justru menjerumuskan anak sendiri pada sesuatu yang tidak benar , dan akan menggiring pembentukkan anak berkarakter cengeng, lembek, mudah menyerah, ketika mendapat masalah malah bingung dan tidak bisa menyelesaikan sendiri persoalannya. Apa-apa lapor bapak nya , apa-apa lapor ibu nya.
Memang ada anak-anak yang selalu apa-apa lapor ke-orang tuanya, sebenarnya hal ini tak lepas dari pengaruh orang tua juga.
Laporan anak sikapilah dengan bijak , di lihat dulu duduk persoalannya jangan bersikap berlebihan dan terlalu reaktif, ajarkan anak untuk memilah mana yang harus melibatkan orang tua mana yang tidak. Mengapa ada sebagian atau segelintir orang tua yang begitu mudah terprovokasi terhadap ‘pengaduan dan laporan’ anak nya, tanpa berpikir dulu ,tanpa mengecek sampai sejauh mana pesoalannya, lagi pula tidak ada hal-hal yang mengkhawatirkan yang akan berdampak pada sisi psikologis dan fisik anak. bukankah orang tua itu adalah pasangan suami istri ?, jika suami yang suka emosi tinggi tugas istri lah yang menenangkannya, demikian juga sebaliknya. Atau mungkin dua-duanya tipikal pasangan yang ber-emosi labil sehingga suka mengumbar emosi dulu urusan belakangan, entahlah mungkin banyak hal yang menjadi sebab…
Faktor keluarga merupakan salah satu poin terpenting dalam proses tumbuh kembang anak, anak yang tumbuh dalam keluarga yang mengedepankan pola asuh pendidikan berkarakter, mudah-mudahan bisa tumbuh baik, menjadi anak yang kuat, mandiri, tidak cengeng dan manja. Sementara anak-anak yang diberi kemanjaan berlebihan akan sangat susah untuk ‘me-manage’ dirinya sendiri, tapi sungguh banyak sekali orang tua yang terlambat menyadari hal ini, mereka baru sadar ketika anak-anaknya sudah dewasa .Karena sejati nya pola asuh dalam sebuah keluarga terhadap anak-anak dimulai sejak dini, dari titik nol sejak anak masih bayi.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com diakses 27 Mei 2016

KISI-KISI UKK PAI KELAS X TAHUN 2016

BERIKUT INI ADXALAH KISI-KISI UKK PAI KELAS X TAHUN 2016, SILAHKAN DIPELAJARI YA…SEMOGA SUKSES NAIK KELAS 11 DENGAN NILAI MEMUASKAN, AMIIN:

  1. BAB ASMAUL HUSNA
  • SURAT AL AHZAB AYAT: 22-24
  • SIFAT ALLAH AL ALIM
  • SIFAT ALLAH AL GHAFUR DAN ISNPIRASINYA
  • TAUHID DAN PEMBAGIANNYA

2. BAB MENUTUP AURAT

  • AL QUR’AN SURAT AN NUR: 30

3. BAB HORMAT KEPADA ORANG TUA DAN GURU

  • DALIL ALQURAN NYA
  • CARA BERBAKTI KEPADA ORTU

4. DAKWAH PERIODE MEKKAH

  • ORANG-ORANG YANG BERPERAN DALAM HIJRAH
  • STRATEGI DAKWAH MADINAH

5. BAB ZAKAT

  • PENGERTIAN ZAKAT
  • DALIL ZAKAT
  • ORANG YANG BERHAK MENERIMA ZAKAT
  • NISHAB
  • HIKMAH ZAKAT
  • NISHAB EMAS DAN PERAK
  • NISHAB KAMBING DIBAWAH 100 EKOR
  • ZAKAT PERTANIAN
  • ZAKAT PROFESI
  • CARA HITUNG ZAKAT

6. BAB EKONOMI SYARIAH

  • KESEMPURNAAN ISLAM
  • DALIL BEKERJA
  • SISTEM EKONOMI
  • JUAL BELI TERLARANG
  • RIBA

KISI-KISI SOAL UKK PAI KELAS 11 TAHUN 2016

UKK XIBerikut ini adalah kisi-kisi UKK PAI Kelas 11 tahun 2016:

  1. BAB IMAN KEPADA KITAB ALLAH
  • KEUTAMAAN AL QUR’AN
  • KITAB TAURAT
  • DALIL IMAN KEPADA KITAB ALLAH

2. BAB DAKWAH DAN KHUTBAH

  • PENGERTIAN DAKWAH
  • RUKUN KHUTBAH
  • HAL-HAL YANG HARUS DIHINDARI DALAM KHUTBAH
  • CIRI KHUTBAH YANG BAIK

3. BAB KHULAFAUR RASYIDIN

  • ABU BAKAR KEUTAMAAN DAN PERISTIWA PENTING
  • UMAR BIN KHATTAB KEUTAMAANNYA
  • UTSMAN BIN AFFAN KEBIJAKAN DAN PRESTASINYA
  • ALI, KETURUNAN ALI DAN PERANG SHIFIN

4. BAB DINASTI UMAYAH, ABASIYAH DAN UTSMANIYAH

  • PUSAT ABASIYAH
  • SEBAB RUNTUH
  • PENDIRI-PENDIRI
  • KARYA IMAM GHAZALI
  • ILMUAN-ILMUAN
  • MUSTHAFA KEMAL ATATURK , APA YANG DILAKUKANNYA, TANGGAL-TANGGAL PERISTIWA

5. SHALAT SUNNAH

  • DHUHA, ISTIKHARAH, ISYRAQ

6. AL QUR’AN SURAT FATHIR: 32

  • AYATNYA
  • TERJEMAHNYA
  • ARTI KATANYA
  • HUKUM TAJWIDNYA
  • PENJELASANNYA

TUGAS DISKUSI BAB VI KELAS XI

hhhhMohon diskusikan berkelompok dengan ketentuan setiap kelompok berisi 5 orang pertanyaan dalam bab VI: Berlomba Dalam Kebaikan, Kandungan Al Qur’an Surat Fathir: 32, berikut ini:

  1. Tiga golongan manusia ( Dzalimul Linafsihi, Muqtashid dan Sabiqun bil Khairat) diskusikan dengan teman-teman kalian terkait: (Pengertian dan contoh-contohnya). Masing masing golongan diberikan 3 contoh kongkret dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Mohon sumber yg digunakan bukan sumber yang berasal dari slide yg sudah ada, sebagai bahan pengayaan.
  3. Satu kelompok (5 orang) mengumpulkan satu berkas saja di meja saya